<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Marketing Buku-buku Al-itishom</title>
	<atom:link href="http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com</link>
	<description>Referensi Buku-buku Islam Berkualitas</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 07:48:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='marketingbuku2alitishom.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/fa7f8838111ccb550e14416969dadfd8?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Marketing Buku-buku Al-itishom</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/osd.xml" title="Marketing Buku-buku Al-itishom" />
	<atom:link rel='hub' href='http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>12 kata “Jangan” yang perlu dihindari dan semoga menjadi motifasi kita semua:</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/16/12-kata-%e2%80%9cjangan%e2%80%9d-yang-perlu-dihindari-dan-semoga-menjadi-motifasi-kita-semua/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/16/12-kata-%e2%80%9cjangan%e2%80%9d-yang-perlu-dihindari-dan-semoga-menjadi-motifasi-kita-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 09:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[ZZ- Artikel Tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[kader]]></category>
		<category><![CDATA[motifasi]]></category>
		<category><![CDATA[pks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=638</guid>
		<description><![CDATA[1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia. 2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya. 3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi. 4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan. 5. Jangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=638&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-639" title="12" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/12.jpg?w=780" alt=""   /></a></p>
<p>1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka</p>
<p>kamu kian bahagia.</p>
<p>2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka</p>
<p>kamu semakin kaya.</p>
<p>3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka</p>
<p>kamu akan termotivasi.</p>
<p>4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah</p>
<p>dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.</p>
<p>5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia,</p>
<p>tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.</p>
<p>6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi</p>
<p>akan hadir dalam tulisanmu.</p>
<p>7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek</p>
<p>akan menunggumu.</p>
<p>8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka</p>
<p>kamu akan dicintai.</p>
<p>9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan</p>
<p>tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki</p>
<p>yang lainnya.</p>
<p>10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,</p>
<p>maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.</p>
<p>11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka</p>
<p>bertambah kesuksesanmu.</p>
<p>12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/638/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=638&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/16/12-kata-%e2%80%9cjangan%e2%80%9d-yang-perlu-dihindari-dan-semoga-menjadi-motifasi-kita-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">12</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjadi “Muharrik Tulen”</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/16/menjadi-%e2%80%9cmuharrik-tulen%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/16/menjadi-%e2%80%9cmuharrik-tulen%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 09:47:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[ZZ- Artikel Tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[kader pks]]></category>
		<category><![CDATA[kader sejati]]></category>
		<category><![CDATA[liqo]]></category>
		<category><![CDATA[maeri liqo]]></category>
		<category><![CDATA[materi tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Menjadi “Muharrik Tulen”]]></category>
		<category><![CDATA[pks]]></category>
		<category><![CDATA[tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=635</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah penelitian dilakukan terhadap binatang kecil sejenis kutu. Binatang tersebut terbiasa meloncat hingga ketinggian satu meter. Suatu kali binatang tersebut dimasukkan ke dalam kotak korek api selama beberapa hari. Ketika binatang tersebut dikeluarkan dari kotak tersebut, apa yang terjadi? Jika selama ini ia mampu meloncat hingga satu meter, kini ia hanya mampu meloncat setinggi kotak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=635&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><br />
</strong></p>
<p>Sebuah penelitian dilakukan terhadap binatang kecil sejenis kutu. Binatang tersebut terbiasa meloncat hingga ketinggian satu meter. Suatu kali binatang tersebut dimasukkan ke dalam kotak korek api selama beberapa hari. Ketika binatang tersebut dikeluarkan dari kotak tersebut, apa yang terjadi? Jika selama ini ia mampu meloncat hingga satu meter, kini ia hanya mampu meloncat setinggi kotak korek api yang hanya sekitar 2 cm saja. Ternyata beberapa hari di kotak korek telah menurunkan kemampuan loncatnya. Standard loncatannya menurun karena lingkungan yang dia alami.<br />
Suatu ketika di sebuah kebun binatang di Cina didatangkan seekor harimau buas. Ia diberi kandang yang bersih, ada tempat berteduh dari sengatan panas, ada pula kolam kecil tempat ia minum dan berendam jika kepanasan. Setiap hari ia diberi makan daging ayam atau bebek yang telah dibersihkan. Suatu hari petugas kebun binatang memasukkan seekor anak sapi yang kira-kira tingginya sama dengan harimau tersebut. Apa yang terjadi? Jangankan untuk menyerang anak sapi, bahkan harimau itu lari ketakutan. Rupanya ia telah terbiasa memakan makanan daging bersih, sehingga hilanglah naluri kebuasan yang sebenarnya merupakan ciri khas dari binatang tersebut. Watak aslinya berubah karena lingkungan yang dia alami.</p>
<p><strong>Ikhwah fillah,</strong><br />
Tentu kita telah mendengar, atau bahkan sebagian kita mengalami masa-masa ta’sis dakwah di negara ini. Begitu militan! Dauroh rekrutmen untuk memperbanyak barisan kader hampir tiap bulan dilakukan. Membidik pribadi-pribadi “hanif” untuk diajak bergabung dengan dakwah menjadi kerja harian setiap ikhwah. Sabtu-Ahad menjadi hari-hari yang begitu sibuk menggarap proyek dakwah. Seorang ikhwah terbiasa mengelola 4, 5, bahkan 6 halaqoh. Rutinitas hidup ikhwah berputar dari satu dauroh ke dauroh lain, dari satu halaqoh ke halaqoh lain. Jauhnya jarak dan padatnya waktu justru semakin meningkatkan semangat dan motivasi. Perjalanan pengap sesak bergelantungan di kendaraan umum selama 3-4 jam untuk menghadiri liqo sudah menjadi kelaziman. Rupiah demi rupiah tak terasa mengalir keluar, membiayai sendiri setiap proyek dakwah. Begitulah ikhwah saat itu menikmati keindahan dan kenikmatan jihad.</p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/palestina.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-636" title="palestina" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/palestina.jpg?w=780" alt=""   /></a><br />
Ikhwah saat itu begitu berhati-hati, khawatir terjadi pelanggaran syar’I dalam mu’amalah misalnya. Jika ada ikhwah yang berencana untuk nikah, dari awal hijab sudah dijaga, memilih pasangan dengan niat membangun usroh da’awi, dan meminta pendapat murabbi. Walimatul ‘Ursy pun dirancang begitu hati-hati, segala daya upaya ditempuh agar suasana islami dibangun karena walimah adalah syi’ar dakwah. Batasan syar’I sekecil apapun tidak dilanggar, menghindari tabarruj, kemubaziran dalam berbagai hal, ataupun hiburan yang tak jelas apakah nasyid atau lagu pop.</p>
<p>Saat ini dakwah kita telah menembus dan memasuki tahapan-tahapan yang menakjubkan. Senang kita melihat ikhwah memegang amanah strategis di negeri ini. Ada yang menjadi menteri, gubernur, walikota-bupati, anggota DPR-DPRD, dan posisi penting lainnya. Gembira kita melihat sebagian ikhwah sudah mampu mengelola bisnis dengan baik. Nyaman kita saat rapat di markas yang sejuk ber-AC, meja penuh laptop, infokus, dan TV LCD pun tersedia. Sekarang, markas dakwah kita dituntut memiliki lahan parkir yang cukup memuat jejeran mobil dan motor yang dibawa ikhwah saat ada acara. Tidak ada yang salah dengan itu semua, apalagi jika itu semua kita gunakan untuk mengefektifkan dan mempermudah dakwah menggapai cita-cita besar. Semua fasilitas, jabatan dan kekuasaan kita gunakan untuk melayani dakwah.</p>
<p><strong>Ikhwah fillah,</strong><br />
Rupanya Allah mentaqdirkan kita lahir menjadi seorang muharrik, keluarga kita juga keluarga muharrik. Kita adalah “muharrik tulen”, apapun posisi profesi kita. Eksekutif, legislatif, pengusaha, dosen, guru, aktifis LSM, wiraswasta, PNS, buruh…, sebelum menjadi apapun, ternyata kita ini adalah da’i. Nahnu du’at qobla kulli syai’in. Da’I yang siap mengelola usroh dan beberap halaqoh. Da’I yang selalu membuat perencanaan rekrutmen fardhiyah. Da’I yang terbiasa merancang dauroh. Da’I yang masih siap jika dakwah menuntutnya untuk bekerja keras dan berjerih payah. Tak berkurang sedikitpun karakter muharriknya.</p>
<p>Kini, seorang ikhwah mengingatkan; tetaplah kita menjadi “muharrik tulen” yang memiliki daya jelajah kerja yang hebat! Gagasan-gagasan brilian yang melampaui pemikiran umum! Jangan jadikan kondisi nyaman yang ada disekitar kita seperti kotak korek api yang bisa menurunkan kapasitas, kualitas kerja dan standard kita yang sesungguhnya, sehingga kita menjadi “duuna mustawa” (di bawah standard). Jangan jadikan lingkungan aktifitas beserta fasilitas yang sehari-hari kita nikmati merubah naluri muharrik kita. Jangan biarkan “cc” kita semakin lama semakin berkurang, hingga sampai pada titik kita merasa asing untuk menjadi murabbi, kita gugup ketika diminta taujih dalam sebuah dauroh, kita merasa berat dan terasa begitu jauh saat liqo ada diluar kecamatan kita, kita harus menghitung berulang kali saat ada munashoroh membantu ikhwah yang membutuhkan. Tak terasa sedikit demi sedikit batasa syar’I menjadi longgar. Insting muharrik kita semakin lama semakin melemah…dan itu tak boleh terjadi.</p>
<p>Ikhwah fillah,<br />
kita telah telah dianugerahi Allah kapasitas kerja yang besar, maka syukurilah dengan cara meledakkan kapasitas itu, untuk kepentingan dakwah. Ledakkan potensi positif kita untuk menerangi negeri yang sedang porak poranda ini. Latih terus insting dan naluri harokah kita di setiap liqo yang kita jalani, karena dakwah ini harus mengalir dan bergerak terus. Pastikan kita selalu berada bersama aliran dan gerakan dakwah ini, dan dalam kondisi itulah Allah SWT memanggil kita. Aamiin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/635/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=635&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/16/menjadi-%e2%80%9cmuharrik-tulen%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/palestina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">palestina</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Umar bin Khottob : Kekuatan dan Kemewahan</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/09/umar-bin-khottob-kekuatan-dan-kemewahan/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/09/umar-bin-khottob-kekuatan-dan-kemewahan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 10:30:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[zz- Artikel Tarbawi]]></category>
		<category><![CDATA[kholifah islam]]></category>
		<category><![CDATA[siroh sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Umar bin Khottob]]></category>
		<category><![CDATA[Umar bin Khottob : Kekuatan dan Kemewahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[Dr. Ali Shollaby, pakar sejarah lulusan Universitas Omdurman Sudan, yang sangat produktif menuliskan buku sejarah dan tokoh Islam, menuliskan sebuah cerita dalam kitabnya “ Umar bin Khottob”. “Suatu ketika Amirul Mukminin Umar bin Khottob datang mengunjungi Syam, pada saat itu yang ditunjuk menjadi gubernur Syam adalah Muawiyah bin Abi Sufyan. Saat pertama kali berjumpa, Umar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=631&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dr. Ali Shollaby, pakar sejarah lulusan Universitas Omdurman Sudan, yang sangat produktif menuliskan buku sejarah dan tokoh Islam, menuliskan sebuah cerita dalam kitabnya “ Umar bin Khottob”.</p>
<p>“Suatu ketika Amirul Mukminin Umar bin Khottob datang mengunjungi Syam, pada saat itu yang ditunjuk menjadi gubernur Syam adalah Muawiyah bin Abi Sufyan. Saat pertama kali berjumpa, Umar mendapati Muawiyah sedang menaiki seekor kuda yang sangat mewah. Muawiyah segera turun dari kuda mewahnya saat mengetahui ada Umar di hadapannya, dan tergopoh-gopoh berjalan menuju Umar dan memberi salam. “ Assalamu’alaikum ya Amiirul Mukminin”. Namun Umar berlalu begitu saja dan tidak memperdulikan Muawiyah sama sekali. Umar tidak menjawab salam dan terus berjalan. Muawiyah pun terus mengejar Umar yang sedang mengendarai onta. Karena Muawiyah bertubuh agak gempal, maka ia pun terengah-engah.</p>
<p>Abdurrahman bin Auf yang melihat hal tersebut pun merasa kasihan dan berkata pada Umar : Wahai Amirul Mukminin, engkau telah membuatnya kepayahan, mengapa tidak menanggapinya ? Lalu Umar pun akhirnya menoleh ke arah Muawiyah dan mengatakan, “ Wahai Muawiyah, benar engkau pemilik kuda mewah yang aku lihat tadi ? “</p>
<p>Muawiyah menjawab, “ benar wahai amirul mukminin “</p>
<p>Umar berkata, “ dengan ketatnya penjagaanmu dan  adanya orang-orang miskin di depan pintumu ? (engkau melakukan hal itu .. ) “</p>
<p>Muawiyah tertunduk kembali , “ benar wahai amirul mukminin &#8230; “</p>
<p>Umar berkata kembali dengan lebih tegas, “ Celaka engkau wahai Muawiyah, untuk apa semua itu kau lakukan ? “</p>
<p>Muawiyah mencoba menjelaskan kepada Umar, “  sesungguhnya di negeri ini banyak mata-mata musuh berkeliaran wahai Umar, jika kita tidak memperlihatkan perbekalan dan kekuatan, mereka akan menganggap remeh kami lalu menyerang kami.  Tapi aku ini hanyalah bawahanmu wahai Umar, jika engka melarangnya maka segera aku tinggalkan &#8230; “</p>
<p>Mendengar penjelasan Muawiyah, Umar pun berkata dengan tegas : Jika alasan yang engkau katakan itu benar, maka sungguh itu adalah pemikiran yang cerdas. Namun jika tidak, maka engkau telah membuat kedustaan yang keji. Aku tidak menyuruhmu, dan aku pun tidak melarang mu &#8230; “. Kemudian Umar pun segera berpaling meninggalkan Muawiyah.</p>
<p>Sahabat Indonesia Optimis, beberapa pelajaran sekaligus inspirasi yang bisa kita dapatkan dari cuplikan di atas antara lain :<br />
<em><strong><br />
Pertama</strong></em> : Ketegasan Umar bin Khottob. Saat melihat fenomena kemungkaran, dalam hal ini Muawiyah yang bermewah-mewahan dengan kudanya, Umar langsung bertindak dan menunjukkan ketidaksukaaannya. Ia memberikan hukuman psikologis terlebih dahulu dengan membiarkan Muawiyah berlari-lari terengah-engah mengejar dirinya. Sikap tanpa basa-basi saat melihat dan mendengarkan kemungkaran adalah modal besar bagi pemimpin, agar kebal dari segala bujukan dan rayuan pihak-pihak yang ingin menundukkannya.</p>
<p><em><strong>Kedua :</strong></em> Keterbukaan dan tidak arogan. Membuka Kesempatan Dialog dengan Bawahannya : Meskipun tegas, namun tidak berarti semena-mena dan sok kuasa. Maka kita pun melihat bagaimana akhirnya Umar pun memberikan kesempatan kepada Muawiyah untuk menunjukkan hujjahnya berbuat demikian. Bahkan Umar pun menerima alasan tersebut dengan cermat dan bijak.<br />
<em><strong><br />
Ketiga :</strong></em> Menunjukkan kekuatan untuk menggetarkan musuh adalah hal yang baik, termasuk di dalamnya hal yang berbau kemewahan. Maka kuda mewah Muawiyah nampaknya ingin dijadikan sebagai simbol kekuatan dan kesiapan negeri Islam tersebut untuk menyambut serbuan musuh. Ini sama dengan kebolehan menggunakan pedang berlapis emas, khusus dalam peperangan agar menciutkan nyali musuh.</p>
<p>Semoga bermanfaat dan salam optimis.</p>
<p>sumber: http://www.indonesiaoptimis.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/631/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=631&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/06/09/umar-bin-khottob-kekuatan-dan-kemewahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CD Ensiklopedi Hadits 9 Imam Desktop</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/05/31/cd-ensiklopedi-hadits-9-imam-desktop/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/05/31/cd-ensiklopedi-hadits-9-imam-desktop/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 May 2011 10:55:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[CD Ensiklopedi Hadits 9 Imam Desktop]]></category>
		<category><![CDATA[cd 9 imam]]></category>
		<category><![CDATA[cd hadits lengkap]]></category>
		<category><![CDATA[diskon]]></category>
		<category><![CDATA[distributor]]></category>
		<category><![CDATA[ensiklopedi hadis]]></category>
		<category><![CDATA[hadis 9 imam]]></category>
		<category><![CDATA[lidwa]]></category>
		<category><![CDATA[lidwa pustaka]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[CD Ensiklopedi Hadits 9 Imam Desktop Price Rp 389.000 Rp 370.000 Deskripsi Produk Ensiklopedi Hadis 9 Imam edisi Indonesia merupakan software SPEKTAKULER hasil upaya keras putra bangsa dalam durasi waktu lebih dari 4 tahun dan menghabiskan dana lebih dari 2 Milyar Rupiah.Karya monumental yang sangat luar biasa manfaatnya untuk memudahkan kaum muslimin Indonesia dalam upaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=592&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CD Ensiklopedi Hadits 9 Imam Desktop</strong></p>
<p><img class="aligncenter" title="CD Ensiklopedi Hadits 9 Imam Desktop" src="http://marketingalitishom.com/image-product/img191-1306837474.jpg" alt="" width="151" height="220" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Price Rp<del> 389.000</del></strong><br />
<strong> Rp 370.000</strong></p>
<p>Deskripsi Produk</p>
<div>Ensiklopedi Hadis 9 Imam edisi Indonesia merupakan software SPEKTAKULER hasil upaya keras putra bangsa dalam durasi waktu lebih dari 4 tahun dan menghabiskan dana lebih dari 2 Milyar Rupiah.Karya monumental yang sangat luar biasa manfaatnya untuk memudahkan kaum muslimin Indonesia dalam upaya memahami ajaran agamanya.Program yang wajib mendapat apresiasi setinggi-tinggi dari setiap Individu muslim dan selayaknya dimiliki sebagaimana layaknya memiliki mushaf Al Quran disetiap rumah tangga Muslim.</div>
<p>SOLUSI FANTASTIS dan EKONOMIS untuk literatur kaum muslimin, dengan program ini kita hanya butuh menyisihkan dana <strong>Rp. 370.000 (Harga asli Rp 389.000)</strong> padahal jika kita membeli kitab tersebut dalam bentuk buku yang juga telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia harus mengeluarkan dana jutaan rupiah karena terdiri dari berjilid-jilid buku.<br />
Kini lebih hemat. Setiap CD dapat diinstall total 3 kali baik di 1 komputer (3 kali install) ataupun di 3 komputer (masing-masing 1 kali install).</p>
<p>Ensiklopedi Hadits Kitab 9 Imam adalah software hadits digital yang berisi 9 kitab hadits termasyhur lengkap dengan teks arab beserta terjemah dalam bahasa Indonesia. Kesembilan kitab tersebut biasa dikenal dengan nama Kutubut Tis&#8217;ah. Berikut ini daftar kesembilan kitab yang terdapat pada aplikasi Ensiklopedi Hadtis:</p>
<p>Shahih Bukhari<br />
Shahih Muslim<br />
Sunan Abu Daud<br />
Sunan Tirmidzi<br />
Sunan Nasa&#8217;i<br />
Sunan Ibnu Majah<br />
Musnad Ahmad<br />
Muwatha Malik<br />
Sunan Darimi<br />
Untuk versi yang terbaru ini terdapat banyak perbaikan dan penyempurnaan baik dari sisi content maupun dari sisi tampilan.</p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/screenshots.jpg"><img class="aligncenter" title="screenshots" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/screenshots.jpg?w=450&#038;h=300" alt="" width="450" height="300" /></a></p>
<p>Aplikasi Ensiklopedi Hadits 3.0 berjalan di atas Adobe AIR dan dapat digunakan pada sistem operasi yang dapat menjalankan Adobe AIR, yaitu: Windows (Windows 7, Vista, XP), Linux (Ubuntu, Fedora, openSUSE), dan Mac OS. Detil system requirement dari Adobe AIR dapat dilihat pada website Adobe AIR.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Hadits dari 9 Kitab Hadits</strong></p>
<div style="text-align:center;">
<dl>
<dt><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-1.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi hadits kitab 9 imam versi desktop 1" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-1.png?w=300&#038;h=200" alt="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></dt>
<dd>cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop</dd>
</dl>
</div>
<p>Terdapat 62 ribu hadits lebih dari 9 kitab hadits (kutubut tis’ah) lengkap dengan teks Arab dan terjemah dalam bahasa Indonesia.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Disajikan Dalam Model Buku</strong></p>
<div style="text-align:center;">
<dl>
<dt><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-2.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 2" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-2.png?w=300&#038;h=200" alt="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></dt>
<dd>cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop</dd>
</dl>
</div>
<p>Seluruh hadits disajikan menyerupai buku digital yang nyaman. Setiap hadits dilengkapi diagram sanad, serta informasi dari perawi hadits tersebut.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Mendukung Multi Penomoran</strong></p>
<div style="text-align:center;">
<dl>
<dt><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-3.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 3" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-3.png?w=300&#038;h=200" alt="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></dt>
<dd>cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop</dd>
</dl>
</div>
<p>Mendukung beberapa metode penomoran hadits yang telah dikenal secara luas (Al-Alamiyah, Fathul Bari, Syarah An-Nawawi, dll).</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Derajat keshahihan Hadits</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-4.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 4" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-4.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Setiap hadits yang ditampilkan (kecuali Musnad Ahmad) dilengkapi dengan derajat keshahihan hadits menurut ulama.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Diagram Sanad Hadits</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-5.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 5" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-5.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Berbagai sanad (jalan sampainya hadits) dari suatu hadits ditampilkan dalam bentuk diagram yang informatif.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Informasi Perawi Hadits</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-6.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 6" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-6.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Informasi dari perawi suatu hadits ditampilkan sehingga kita dapat lebih mudah mengenal perawi tersebut.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Statistik Seorang Perawi</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-7.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 7" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-7.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Statistik keberadaan perawi dalam sanad berbagai hadits dari setiap buku hadits ditampilkan dalam bentuk grafik yang informatif.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Diagram Pohon Sanad</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-8.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 8" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-8.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Terdapat pohon jalur sanad dari suatu hadits yang menampilkan “penggabungan” berbagai sanad dari hadits tersebut.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Copy Paste Antar Aplikasi</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-9.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 9" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-9.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Teks arab dan latin (terjemah) dari setiap hadits dapat disalin (copy) dan ditempel (paste) ke aplikasi lain dengan mudah.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Penyaringan Hasil Pencarian</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-10.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 10" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-10.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Pencarian atas hadits dapat dilakukan dengan mudah baik pada seluruh buku maupun pada buku tertentu. Hasil pencariannya juga dapat disaring.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Borkmark dan Catatan</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-11.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 11" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-11.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Fasilitas Bookmark untuk menandai hadits dan memasukkannya ke dalam grup tertentu. Kita juga dapat memberikan catatan atas hadits yang dibuka.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Pengaturan Font Fleksibel</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-12.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 12" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-12.png?w=300&#038;h=200" alt="cd ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Font yang digunakan pada teks arab dan latin dapat ditampilkan menggunakan berbagai font yang telah di-install pada komputer user sebelumnya.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Pewarnaan Secara Otomatis</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-13.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi hadis 9 imam desktop 13" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-13.png?w=300&#038;h=200" alt="ensiklopedi hadis 9 imam desktop 13" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Aplikasi akan secara otomatis memberikan pewarnaan untuk membedakan antara sanad, perawi, dan matan suatu hadits.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Keyboard Firtual Arab</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-14.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi hadis 9 imam desktop 14" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-14.png?w=300&#038;h=200" alt="ensiklopedi hadis 9 imam desktop " width="300" height="200" /></a></p>
<p>On-screen keyboard untuk mengetik huruf arab sehingga mempermudah user yang tidak menggunakan keyboard arab.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Klasifikasi Perawi</strong></p>
<p><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-15.png"><img class="aligncenter" title="ensiklopedi hadis 9 imam desktop" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-15.png?w=300&#038;h=200" alt="ensiklopedi hadis 9 imam desktop " width="300" height="200" /></a></p>
<p>Perawi pada diagram sanad ditampilkan dengan warna yang berbeda sesuai klasifikasinya. Juga tersedia legend warna yang digunakan.</p>
<p><strong>HARGA Rp. <del>389.000</del></strong></p>
<p><strong>Diskon Jadi Rp. 370.000<br />
</strong></p>
<p><strong>HUBUNGI:</strong></p>
<p><strong>Rizki Fauzan H<br />
085216777857<br />
02199289242<br />
Atau klik web online kami di <a title="Marketing Al-Itishom" href="http://marketingalitishom.com/product/0/191/CD-Ensiklopedi-Hadits-9-Imam" target="_blank">www.marketingalitishom.com</a></strong></p>
<p>Atau email kami di rizan_1982@yahoo.com</p>
<p>Lebih lengkap klik <a title="cd ensiklopedi hadits  9 imam desktop" href="http://marketingalitishom.com/product/0/191/CD-Ensiklopedi-Hadits-9-Imam" target="_blank">disini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/592/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=592&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/05/31/cd-ensiklopedi-hadits-9-imam-desktop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingalitishom.com/image-product/img191-1306837474.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CD Ensiklopedi Hadits 9 Imam Desktop</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/screenshots.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">screenshots</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-1.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi hadits kitab 9 imam versi desktop 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-2.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-3.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-4.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-5.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-6.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-7.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-8.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-9.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-10.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-11.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/05/ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop-12.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi-hadits-kitab-9-imam-versi-desktop 12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-13.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi hadis 9 imam desktop 13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-14.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi hadis 9 imam desktop 14</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/06/ensiklopedi-hadis-9-imam-desktop-15.png" medium="image">
			<media:title type="html">ensiklopedi hadis 9 imam desktop</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 Pantangan yang harus dihindari saat anda berkomunikasi dengan orang lain   اَلْمَمْنُوْعَاتُ اَلْعِشْرِيْنَ فِي اتِّصَالِكَ مَعَ اْلآخَرِيْنَ</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/05/03/20-pantangan-yang-harus-dihindari-saat-anda-berkomunikasi-dengan-orang-lain-%d8%a7%d9%8e%d9%84%d9%92%d9%85%d9%8e%d9%85%d9%92%d9%86%d9%8f%d9%88%d9%92%d8%b9%d9%8e%d8%a7%d8%aa%d9%8f-%d8%a7%d9%8e%d9%84/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/05/03/20-pantangan-yang-harus-dihindari-saat-anda-berkomunikasi-dengan-orang-lain-%d8%a7%d9%8e%d9%84%d9%92%d9%85%d9%8e%d9%85%d9%92%d9%86%d9%8f%d9%88%d9%92%d8%b9%d9%8e%d8%a7%d8%aa%d9%8f-%d8%a7%d9%8e%d9%84/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 10:45:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[ZZ- Artikel Tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[adab berbicara]]></category>
		<category><![CDATA[cara berdebat]]></category>
		<category><![CDATA[cara menyampaikan pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[sukses berkawan]]></category>
		<category><![CDATA[tips berkomunikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=586</guid>
		<description><![CDATA[1. Jangan memotong pembicaraan orang lain      &#8211; لاَ تُقَاطِعْ أَحَدًا فِي الْكَلاَمِ 2. Jangan berteriak: “tenaaanggg!, diaaaammm!”.            &#8211; لاَ تَصْرُخْ :&#8221;اِبْقَ هَادِئاً&#8221; 3. Jangan bereaksi secara berlebih dan emosional. Sebaliknya, pusatkan perhatianmu kepada hasil          &#8211; لاَ تَجْعَلْ رَدَّ فِعْلِكَ مُبَالَغاً فِيْهِ وَمُفْتَعَلاً، بَلْ رَكِّزْ اِهْتِمَامَكَ عَلَى النَّتِيْجَةِ. 4. Jangan mengeluh. Sebaliknya, tujulah orang yang tepat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=586&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Jangan memotong pembicaraan orang lain      &#8211; لاَ تُقَاطِعْ أَحَدًا فِي الْكَلاَمِ</p>
<p>2. Jangan berteriak: “tenaaanggg!, diaaaammm!”.            &#8211; لاَ تَصْرُخْ :&#8221;اِبْقَ هَادِئاً&#8221;</p>
<p>3. Jangan bereaksi secara berlebih dan emosional. Sebaliknya, pusatkan perhatianmu kepada hasil          &#8211; لاَ تَجْعَلْ رَدَّ فِعْلِكَ مُبَالَغاً فِيْهِ وَمُفْتَعَلاً، بَلْ رَكِّزْ اِهْتِمَامَكَ عَلَى النَّتِيْجَةِ.</p>
<p>4. Jangan mengeluh. Sebaliknya, tujulah orang yang tepat dan bicaralah dengannya untuk menyelesaikan problem yang ada         &#8211; لاَ تَشْكُوْ، بَلْ تَوَجَّهْ إِلَى الشَّخْصِ الْمُنَاسِبِ وَتَحَدَّثْ مَعَهُ لِحَلِّ الْمُشْكِلَةِ.</p>
<p>5. Jangan mengaku bahwa anda mengetahui perasaan orang lain dan keinginan mereka. Sebaliknya, tanyakan kepada mereka tentang hal itu  &#8211; لاَ تَعْتَرِفْ أَنَّكَ عَالِمٌ بِشُعُوْرِ النَّاسِ وَمَطَالِبِهِمْ، بَلْ اِسْأَلْهُمْ عَنْ ذَلِكَ.</p>
<p>6. Jangan GR bahwa orang lain dapat mengetahui perasaan dan keinginan anda. Sebaliknya, ungkapkan apa yang anda rasakan kepada mereka                &#8211; لاَ تَغْتَرْمِنْ أَنَّ النَّاسَ يَعْلَمُوْنَ بِمَا تَشْعُرُ وَمَاذَا تُرِيْدُ، بَلْ عَلَيْكَ أَنْ تُعَبِّرَ عَنْ نَفْسِكَ لَهُمْ</p>
<p>7. Jangan menghina siapapun dan hargailah pendapat orang lain               &#8211; لاَ تَسْخَرْ مِنْ أَحَدٍ وَاحْتَرِمْ آرَاءَ اْلآخَرِيْنَ.</p>
<p>8. Jangan melakukan kritikan atau celaan kepada siapapun, khususnya di hadapan khalayak         &#8211; لاَ تُوَجِّهِ النَّقْدَ أَو التَّوْبِيْخَ إِلَى أَحَدٍ (خَاصَّةً أَمَامَ النَّاسِ).</p>
<p>9. Jangan mendebat. Sebaliknya, dengarkan, dan sampaikan dengan jelas sudut pandang anda &#8211; لاَ تُجَادِلْ، بَلْ اِسْتَمِعْ ثُمَّ اشْرَحْ وِجْهَةَ نَظَرِكَ .</p>
<p>10. Jangan mengancam, sebab hal itu akan membawa akibat buruk sepanjang masa        &#8211; لاَ تُهَدِّدْ، لأَنَّ ذَلِكَ سَوْفَ يَأْتِيْكَ بِنَتِيْجَةٍ سَلْبِيَّةٍ عَلَى الْمَدَى اَلطَّوِيْلِ .</p>
<p>11. Jangan bersikap negative, bukalah dada anda untuk menerima usulan-usulan baru   &#8211; لاَ تَكُنْ سَلْبِيّاً، اِفْتَحْ صَدْرَكَ لِلْمُقْتَرَحَاتِ اَلْجَدِيْدَةِ .</p>
<p>12. Jangan memborong hak berbicara, beri kesempatan orang lain untuk ikut serta berbicara      &#8211; لاَ تَتَحَدَّثْ كَثِيْراً، أَعْطِ الْفُرْصَةَ لِلآخَرِيْنَ لِلْمُشَارَكَةِ .</p>
<p>13. Bersikaplah adil dan jangan ngeblok ke salah satu pihak          &#8211; كُنْ عَادِلاً لاَ تَتَحَيَّزْ لأَيِّ طَرَفٍ .</p>
<p>14. Jangan mencela, namun, bertanggung jawablah        &#8211; لاَ تُلْقِ بِاللَّوْمِ، تَحَمَّلْ اَلْمَسْؤُوْلِيَّةَ .</p>
<p>15. Jangan ngeloyor pergi saat seseorang berbicara kepada anda, tunggu dan dengarkanlah        &#8211; لاَ تَتْرُكْ أَحَداً يَتَحَدَّثُ إِلَيْكَ وَأَنْتَ تَمْشِيْ، بَلْ اِنْتَظِرْ وَاسْتَمِعْ إِلَيْهِ .</p>
<p>16. Jangan sering-sering menjeneralisir, seperti: selalu … selamanya … semuanya …         &#8211; لاَ تُكْثِرْ فِي اسْتِخْدَامِ التَّعْمِيْمَاتِ، مِثْل &#8230; دَائِماً&#8230; أَبَداً &#8230; كُلّ &#8230; .</p>
<p>17. Jangan pergunakan kalimat: “Seharusnya begini …”, gantilah dengan kalimat: “bagaimana kalau begini …”.     &#8211; لاَ تَسْتَخْدِمْ كَلِمَاتٍ مِثْل هَكَذَا عِنْدَمَا يَجِبُ، اِسْتَبْدِلْهَا بِـ كَيْفَمَا .</p>
<p>18. Jangan pergunakan kalimat berikut:</p>
<p>“akan tetapi”, gantilah dengan “dan”</p>
<p>“kenapa”, gantilah dengan “apa”</p>
<p>“kalau saja”, gantilah dengan “saat”</p>
<p>“Coba…”, gantilah dengan “lakukan…”                &#8211; لاَ تَسْتَخْدِمْ اَلْكَلِمَاتِ اَلتَّالِيَةَ، لِأَنَّهَا سَلْبِيَّةٌ ؛</p>
<p>(لَكِن) &#8230; اِسْتَبْدِلْهَا بـ ( وَ)،</p>
<p>(لِمَاذَا)&#8230; اِسْتَبْدِلْهَا بـ (مَاذَا)،</p>
<p>(لَوْ)&#8230;اِسْتَبْدِلْهَا بـ (عِنْدَمَا)،</p>
<p>(حَاوِلْ)&#8230; اِسْتَبْدِلْهَا بـ (اِفْعَلْ)</p>
<p>19. Jangan memandang kecil urusan orang lain, namun, perbanyaklah memuji   &#8211; لاَ تُقَلِّلْ مِنْ شَأْنِ اْلآخَرِيْنَ، بَلْ اِمْتَدِحْهُمْ كَثِيْرًا</p>
<p>20. Janganlah melalaikan problem personal orang lain, justru, tampakkan simpatimu, perhatianmu dan keinginanmu untuk memahaminya  &#8211; لاَ تَغْفَلْ اَلْمُشْكِلاَتِ اَلشَّخْصِيَّةَ لِلآخَرِيْنَ وَأَظْهِرْ تَعَاطُفَكَ مَعَهُمْ، اِهْتِمَامَكَ وَتَفَهُّمَكَ</p>
<p>Sumber:               اَلْمَصْدَرُ</p>
<p>http://sidisalem.ahlamontada.net/t4352-topic</p>
<p>Dikutip dari buku: أَسْرَارُ قَادَةُ التَّمَيُّزُ (rahasia-rahasia sukses para pemimpin excellent), yang ditulis oleh DR. Ibrahim alfaqiy</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/586/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=586&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/05/03/20-pantangan-yang-harus-dihindari-saat-anda-berkomunikasi-dengan-orang-lain-%d8%a7%d9%8e%d9%84%d9%92%d9%85%d9%8e%d9%85%d9%92%d9%86%d9%8f%d9%88%d9%92%d8%b9%d9%8e%d8%a7%d8%aa%d9%8f-%d8%a7%d9%8e%d9%84/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah 7 Arahan Hilmi Aminuddin untuk Kader PKS</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/25/inilah-7-arahan-hilmi-aminuddin-untuk-kader-pks/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/25/inilah-7-arahan-hilmi-aminuddin-untuk-kader-pks/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Mar 2011 10:36:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[ZZ- Artikel Tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[7]]></category>
		<category><![CDATA[Arahan]]></category>
		<category><![CDATA[Hilmi Aminuddin untuk]]></category>
		<category><![CDATA[Inilah]]></category>
		<category><![CDATA[Inilah 7 Arahan Hilmi Aminuddin untuk Kader PKS]]></category>
		<category><![CDATA[kader pks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=579</guid>
		<description><![CDATA[&#160; INILAH.COM, Jakarta - Serangan bertubi dari para mantan elitenya yang membongkar aib oknum petinggi PKS disikapi bijak oleh Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Sebagaimana terpublikasi di akun Facebook PKS, dalam Acara DPW PKS Jabar di Lembang, belum lama ini, Hilmi mengatakan, kondisi yang dialami PKS saat ini adalah bagian dari ujian dan kerikil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=579&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>INILAH.COM, Jakarta -</p>
<p>Serangan bertubi dari para mantan elitenya yang membongkar aib oknum petinggi PKS disikapi bijak oleh Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin.  Sebagaimana terpublikasi di akun Facebook PKS, dalam Acara DPW PKS Jabar di Lembang, belum lama ini, Hilmi mengatakan, kondisi yang dialami PKS saat ini adalah bagian dari ujian dan kerikil perjuangan dakwah.  Menurutnya, adalah Sunatullah bahwa akan ada terus rekayasa untuk mengkerdilkan dakwah. Yang terpenting, ujarnya adalah bagaimana kemampuan untuk membuktikan dengan kerja nyata.  &#8220;Kita sebagai dai dan daiyah diperintahkan oleh Allah SWT jika menghadapi sesuatu yang sulit, yang menghimpit, cepat kembali kepada Allah (fafirruu ilallah). Kemudian selesaikan dengan mentadabburi konsep Allah. Afala yatadabbarunal Qur’an am ‘ala quluubin aqfaluha.&#8221;  Hilmi memberikan tujuh bekal kepada para kader PKS dalam menghadapi berbagai masalah, ancaman dan makar dari mantan petinggi-petinggi PKS sebagai berikut.  Pertama, Atsbatu mauqifan (menjadi orang yang paling teguh pendirian dan paling kokoh sikapnya).  &#8220;At-Tsabat (keteguhan) adalah tsamratus shabr (buah dari kesabaran). Famaa wahanuu lima ashobahum fii sabiilillahi waaa dhoufu wamastakanu. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah. Allah menyukai orang-orang yang sabar.  Keteguhan itu membuat tenang, rasional, obyektif dan mendatangkan kepercayaan Allah untuk memberikan kemenangan. Keteguhan sikap kadang-kadang menimbulkan kekerasan oleh karenanya perlu diimbangi dengan yang kedua.  Kedua, Arhabu shadran (paling berlapang dada). Bukan paling banyak mengelus dada melainkan silakan bicara tetapi silakan buktikan. Jika tidak ada lapang dada akan timbul kekakuan.  Ketiga, A’maqu fikran (pemikiran yang mendalam). Mendalami apa yang terjadi, tidak terlarut pada fenomena, tetapi lihatlah ada apa di balik fenomena tersebut.  &#8220;Ketika kita merespon pun akan objektif, respon-respon kita objektif, terukur, mutawazin (seimbang). Pemikiran yang mendalam kadang-kadang membuat kita terjebak pada hal yang sektoral.&#8221;  Keempat, Ausa’u nazharan (pandangan yang luas). Kelima, Ansyathu amalan (paling giat dalam bekerja). Sambil merespon sesuai dengan kebutuhan tetap harus giat bekerja.  &#8220;Orang-orang tertentu saja yang menangani, selebihnya harus terus bergerak dalam kerangka amal jamai. Energi kita harus prioritas untuk membangun negeri. Bekerja untuk Indonesia di segala sektor, struktur sampai tingkat desa, dan kader-kader yang mendapat amanah di pemerintahan. Fokuskan semua bekerja.&#8221;  Keenam, Ashlabu tanzhiman (paling kokoh strukturnya). Sebagai jamaah manusia, ada kekurangan, ada kesalahan. Hidup berjamaah adalah untuk memobilisir potensi-potensi kebaikan.  &#8220;Kita harus rajin membersihkannya. Seorang muslim ibarat orang yang tinggal di pinggir sungai dan mandi lima kali sehari. Jika sudah begitu, pertanyaannya, masih adakah daki-daki kita?&#8221;  Dan terakhir, Aktsaru naf’an (paling banyak manfaatnya). Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain. &#8220;Buktikan bahwa jamaah ini banyak manfaatnya sehingga berhak mendatangkan pertolongan Allah dan pertolongan kaum Mukminin.&#8221;  Jika tujuh hal itu dilakukan untuk menghadapi tantangan dan rekayasa, Hilmi yakin PKS akan semakin kokoh dan semakin diterima untuk menghadirkan kebajikan-kebajikan yang diharapkan oleh seluruh bangsa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/579/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=579&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/25/inilah-7-arahan-hilmi-aminuddin-untuk-kader-pks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Nyata Seorang OB menjadi Vice President Citibank</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/10/kisah-nyata-seorang-ob-menjadi-vice-president-citibank/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/10/kisah-nyata-seorang-ob-menjadi-vice-president-citibank/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2011 09:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[ZZ- Artikel Tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[kisah sukses]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[ob jadi orang kaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh sebuah karunia yang luar biasa bagi saya bisa bertemu dengan seorang yang memiliki pribadi dan kisah menakjubkan. Dialah Houtman Zainal Arifin, seorang pedagang asongan, anak jalanan, Office Boy yang kemudian menjadi Vice President Citibank di Indonesia. Sebuah jabatan Nomor 1 di Indonesia karena Presiden Direktur Citibank sendiri berada di USA. Tepatnya 10 Juni 2010, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=534&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:medium;"><strong></strong></span></strong><span style="font-size:x-small;"><span style="font-family:Comic Sans MS;">Sungguh sebuah karunia yang  luar biasa bagi saya bisa bertemu dengan seorang yang memiliki pribadi  dan kisah menakjubkan. Dialah Houtman Zainal Arifin, seorang pedagang  asongan, anak jalanan, Office Boy yang kemudian menjadi Vice President  Citibank di Indonesia.  Sebuah jabatan Nomor 1 di Indonesia karena  Presiden Direktur Citibank sendiri berada di USA.</span></span></p>
<p>Tepatnya 10 Juni 2010, saya berkesempatan bertemu pak Houtman.  Kala itu  saya sedang mengikuti training leadership yang diadakan oleh kantor  saya, Bank Syariah Mandiri di Hotel Treva International, Jakarta.   Selama satu minggu saya memperoleh pelatihan yang luar biasa  mencerahkan, salah satu nya saya peroleh dari Pak Houtman.  Berikut  kisah inspirasinya:</p>
<p>Sekitar tahun 60an Houtman memulai karirnya sebagai perantau, berangkat  dari desa ke jalanan Ibukota.  Merantau dari kampung dengan penuh impian  dan harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta.  Di Jakarta ternyata  Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan ibukota ternyata sangat  keras dan tidak mudah.  Tidak ada pilihan bagi seorang lulusan SMA di  Jakarta, pekerjaan tidak mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan  hidup dengan profesi sebagai pedagang asongan,  dari jalan raya ke  kolong jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.</p>
<p>Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita  dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan,  dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan  Jakarta.  Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan  berdasi.  Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai kendaraan  berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja memiliki uang yang  banyak.  Saat itu juga Houtman menggantungkan cita-citanya setinggi  langit, sebuah cita-cita dan tekad diazamkan dalam hatinya.</p>
<p>Azam atau tekad yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera  merubah nasib.  Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai  mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia ketahui.   Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti dengan segera  dikirimkannya sebuah lamaran kerja.  Houtman menyisihkan setiap  keuntungan yang diperolehnya dari berdagang asongan digunakan untuk  membiayai lamaran kerja.</p>
<p>Sampai suatu saat Houtman mendapat panggilan kerja dari sebuah  perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di Dunia, The First  National City Bank (citibank), sebuah bank bonafid dari USA.  Houtman  pun diterima bekerja sebagai seorang Office Boy.  Sebuah jabatan paling  dasar, paling bawah dalam sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama  membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan lainnya.</p>
<p>Tapi Houtman tetap bangga dengan jabatannya, dia tidak menampik  pekerjaan.  Diterimanyalah jabatan tersebut dengan sebuah cita-cita yang  tinggi.  Houtman percaya bahwa nasib akan berubah sehingga tanpa  disadarinya Houtman telah membuka pintu masa depan menjadi orang yang  berbeda.</p>
<p>Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas dan pekerjaannya  dengan baik.  Terkadang dia rela membantu para staf dengan sukarela.   Selepas sore saat seluruh pekerjaan telah usai Houtman berusaha menambah  pengetahuan dengan bertanya tanya kepada para pegawai.  Dia bertanya  mengenai istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat  bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf mengernyitkan  dahinya.  Mungkin dalam benak pegawai ”ngapain nih OB nanya-nanya  istilah bank segala, kayak ngerti aja”.  Sampai akhirnya Houtman sedikit  demi sedikit familiar dengan dengan istilah bank seperti Letter of  Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll.</p>
<p>Suatu saat Houtman tertegun dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi  dokumen (saat ini dikenal dengan mesin photo copy).  Ketika itu mesin  foto kopi sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah  yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas khusus untuk  mengoperasikannya.  Setiap selesai pekerjaan setelah jam 4 sore Houtman  sering mengunjungi mesin tersebut dan minta kepada petugas foto kopi  untuk mengajarinya. Houtman pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto  kopi, dan tanpa di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka.  Pada  suatu hari petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya  Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman resmi naik  jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.</p>
<p>Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi bagi Houtman, tetapi  Houtman tidak cepat berpuas diri.  Disela-sela kesibukannya Houtman  terus menambah pengetahuan dan minat akan bidang lain.  Houtman tertegun  melihat salah seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya.   Houtman pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat sang  staf tertegun.  “bener nih lo mo mau bantuin gua” begitu Houtman  mengenang ucapan sang staff dulu.  “iya bener saya mau bantu, sekalian  nambah ilmu” begitu Houtman menjawab.  “Tapi hati-hati ya ngga boleh  salah, kalau salah tanggungjawab lo, bisa dipecat lo”, sang staff  mewanti-wanti dengan keras.  Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen,  tugas dia adalah membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen  lainnya pada kolom tertentu.  Stempel tersebut harus berada di dalam  kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom.  Alhasil Houtman  membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut  karena dia sangat berhati-hati sekali. Selama mengerjakan tugas tersebut  Houtman tidak sekedar mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen  yang ada.  Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai  istilah dan teknis perbankan.  Kelak pengetahuannya ini membawa Houtman  kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.</p>
<p>Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu  mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik.  Dia pun ringan tangan untuk  membantu orang lain, para staff dan atasannya.  Sehingga para staff pun  tidak segan untuk membagi ilmu kepadanya.  Sampai suatu saat pejabat di  Citibank mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan  kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan SMA.</p>
<p>Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai Bank menjadi berita luar  biasa heboh dan kontroversial.  Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff,  bahkan rekan sesama OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak  konsisten.  Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya, <em>“jika masuk OB, ya pensiun harus OB juga”</em> begitu rekan sesama OB menggugat.</p>
<p>Houtman tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama  staf pun tidak membuat goyah.  Houtman terus mengasah keterampilan dan  berbagi membantu rekan kerjanya yang lain.   Hanya membantulah yang bisa  diberikan oleh Houtman, karena materi tidak ia miliki.  Houtman tidak  pernah lama dalam memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB  yang haus akan ilmu baru.  Houtman selalu mencoba tantangan dan  pekerjaan baru.  Sehingga karir Houtman melesat bak panah meninggalkan  rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya tentang istilah bank.</p>
<p>19 tahun kemudian sejak Houtman masuk sebagai Office Boy di The First  National City Bank, Houtman mencapai jabatan tertingginya yaitu Vice  President.  Sebuah jabatan puncak citibank di Indonesia. Jabatan  tertinggi citibank sendiri berada di USA yaitu Presiden Director yang  tidak mungkin dijabat oleh orang Indonesia.</p>
<p>Sampai dengan saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Houtman  masuk sebagai OB pensiun sebagai Vice President, dan hanya berpendidikan  SMA.   Houtman pun kini pensiun dengan berbagai jabatan pernah  diembannya, menjadi staf ahli citibank asia pasifik, menjadi penasehat  keuangan salah satu gubernur, menjabat CEO di berbagai perusahaan dan  menjadi inspirator bagi banyak orang .</p>
<p>(Kisah Nyata Houtman Zainal Arifin, disampaikan dalam training Leadership bank Syariah Mandiri)</p>
<p>sumber : kaskus.us (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4600444)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/534/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=534&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/10/kisah-nyata-seorang-ob-menjadi-vice-president-citibank/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terbaru: Khowatir Quraniyyah (Hot)</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/02/terbaru-khowatir-quraniyyah-hot/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/02/terbaru-khowatir-quraniyyah-hot/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 08:21:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terbaru: Khowatir Quraniyyah]]></category>
		<category><![CDATA[al-itishom]]></category>
		<category><![CDATA[amru kholid]]></category>
		<category><![CDATA[itishom]]></category>
		<category><![CDATA[khowatir quraniyyah]]></category>
		<category><![CDATA[tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[tafsir alquran]]></category>
		<category><![CDATA[tafsir ibnu katsir]]></category>
		<category><![CDATA[ulumul quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=519</guid>
		<description><![CDATA[Terbaru: Khowatir Quraniyyah (Hot) Penerbit Al-’Itishom Cahaya Umat Penulis: Syaikh Sayyid Sabiq Rp.130.000 Dapatkan diskon khusus 30 %  (Promo Terbatas) Rp. 91.000 (Diskon 30%) . &#160; &#160; &#160; Alhamdulillah bersamaan dengan geliat umat untuk mendalami Al-Qur’an telah hadir. Khowatir Qur’aniyah, begitu Syekh Amru Khalid membahasakan kupasan dan penjelasannya yang lugas seputar ayat-ayat Al-Qur’an yang menunjukkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=519&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;"><span style="font-weight:normal;font-size:13px;"><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2010/01/khawathir-quran.jpg"><img class="aligncenter" title="khawathir quran" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2010/01/khawathir-quran.jpg?w=194&#038;h=300&#038;h=300" alt="Khowatir Quraniyyah" width="194" height="300" /></a></span></h2>
<div>
<h1 style="text-align:center;"><strong>Terbaru: Khowatir Quraniyyah (Hot)</strong></h1>
<p style="text-align:center;">Penerbit Al-’Itishom Cahaya Umat</p>
<p style="text-align:center;">Penulis: Syaikh Sayyid Sabiq</p>
<p style="text-align:center;"><del>Rp.130.000</del></p>
<p style="text-align:center;">Dapatkan diskon khusus</p>
<p style="text-align:center;">30 %  (Promo Terbatas)</p>
<p style="text-align:center;">Rp. 91.000 (Diskon 30%)</p>
<p style="text-align:center;">.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Alhamdulillah bersamaan dengan geliat umat untuk mendalami Al-Qur’an telah hadir.</p>
<p>Khowatir Qur’aniyah, begitu Syekh Amru Khalid membahasakan kupasan dan penjelasannya yang lugas seputar ayat-ayat Al-Qur’an yang menunjukkan sikap ‘tawaadhu’ beliau di hadapan luasnya ilmu Allah swt.. Dapat dikatakan karya beliau ini sangat dibutuhkan oleh generasi muda saat ini yang dibatasi oleh waktu dan kesibukan untuk secara intens merujuk langsung kepada kitab-kitab tafsir induk. Karya ini mampu mengantarkan pembaca memahami secara ringkas, namun integral mengenai keutuhan makna sebuah surat Al-Qur’an. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa karya beliau ini adalah pengantar kepada kitab-kitab tafsir rujukan, sehingga dapat dikatakan, membaca karya beliau ini berarti membaca kitab-kitab tafsir mu’tabarah secara ringkas.</p>
<p>Tentu karya ini tidak hadir begitu saja tanpa ‘keunikan’ atau sesuatu yang berbeda. Karya ini menawarkan menu yang khas yang mengarahkan umat pada konsepsi ‘wahdatul qur’an’ kesatuan ayat-ayat Al-Qur’an yang integral yang antar ayat bahkan antar surat-suratnya memiliki korelasi (munasabah) yang erat. Tematisasi surat yang sangat pas untuk menjelaskan maksud dan tujuan surat secara komprehensif .</p>
<p>(Dr .H Attabik luthfi,MA dosen pasca sarjana IAIN syekh nurjati cirebon dan ketua IKADI jakarta)</p>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/519/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=519&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/03/02/terbaru-khowatir-quraniyyah-hot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2010/01/khawathir-quran.jpg?w=194&#38;h=300" medium="image">
			<media:title type="html">khawathir quran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Al-Matsurat Kubro</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/02/19/al-matsurat-kubro/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/02/19/al-matsurat-kubro/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 09:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Matsurat Kubro]]></category>
		<category><![CDATA[al-itishom]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Matsurat Kubra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Penerbit Al-’Itishom Cahaya Umat Penulis : Ahmad Abdul ‘Aal At-Tahtawi Rp.4.000 Rp. 3.000 (Diskon 25%) Rp. 2.800 (Diskon 30%) dst. &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah saw. berdzikir kepada Allah swt. dalam setiap keadaan. Risalah kecil ini merupakan kumpulan doa yang dianjurkan untuk dibaca di waktu pagi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=485&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/02/matsurat-hijau-kubra.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-486" title="al-matsurat kubro Al-Itishom" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/02/matsurat-hijau-kubra.jpg?w=224&#038;h=300" alt="zikir pagi dan petang" width="224" height="300" /></a>Penerbit Al-’Itishom Cahaya Umat</p>
<p style="text-align:center;">Penulis : Ahmad Abdul ‘Aal At-Tahtawi</p>
<p style="text-align:center;"><del>Rp.4.000</del></p>
<p style="text-align:center;">Rp. 3.000 (Diskon 25%)</p>
<p style="text-align:center;">Rp. 2.800 (Diskon 30%)</p>
<p style="text-align:center;">dst.</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/02/matsurat-pink.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-487" title="al-matsurat kubra itishom" src="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/02/matsurat-pink.jpg?w=221&#038;h=300" alt="dzikir pagi dan petang hasan al-banna" width="221" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah saw. berdzikir kepada Allah swt. dalam setiap keadaan. Risalah kecil ini merupakan kumpulan doa yang dianjurkan untuk dibaca di waktu pagi dan petang. Doa-doa ini dirangkum oleh Imam Hasan Al-Banna dari beberapa hadits, agar dijadikan amalan harian oleh para kadernya. Dan, jika pembaca ingin mengetahui periwayatan haditsnya, maka kami sediakan di akhir buku catatan kaki, sebagai rujukan. Risalah ini memuat dzikir-dzikir yang lebih banyak dari risalah Al-Matsurat Sugra.</p>
<p style="text-align:left;">Disamping itu, dalam buku ini juga disebutkan 10 wasiat Hasan Al-Banna dengan bahasa Arabnya, agar menjadi pengingat bagi kader dakwah. Semoga risalah kecil ini bermanfaat bagi kaum muslimin pada umumnya dan kader dakwah pada khususnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/485/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=485&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/02/19/al-matsurat-kubro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/02/matsurat-hijau-kubra.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">al-matsurat kubro Al-Itishom</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketingbuku2alitishom.files.wordpress.com/2011/02/matsurat-pink.jpg?w=221" medium="image">
			<media:title type="html">al-matsurat kubra itishom</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Sukses Tarbiyah</title>
		<link>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/02/16/rahasia-sukses-tarbiyah/</link>
		<comments>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/02/16/rahasia-sukses-tarbiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 02:56:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizki fauzan</dc:creator>
				<category><![CDATA[ZZ- Artikel Tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[muwashofat tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia sukses tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[sukses tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/?p=451</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang menjadi rahasia kesuksesan tarbiyah dalam melahirkan itu semua? &#160; 1. Yang pertama dan paling utama, adalah istiqamah. Yang menghiasi jiwa para du’at dan kader tarbiyah dalam melewati putaran roda da’wah –yang harus mendaki bukit terjal (aqabah)– adalah - istiqamah dalam hidayah, - istiqamah dalam keikhlasan, - istiqamah dalam keta’atan dan - istiqamah dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=451&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang menjadi rahasia kesuksesan tarbiyah dalam melahirkan itu semua?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>1. Yang pertama dan paling utama, adalah istiqamah.</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Yang menghiasi jiwa para du’at dan kader tarbiyah dalam melewati putaran roda da’wah –yang harus mendaki bukit terjal (aqabah)– adalah</p>
<p>- istiqamah dalam hidayah,</p>
<p>- istiqamah dalam keikhlasan,</p>
<p>- istiqamah dalam keta’atan dan</p>
<p>- istiqamah dalam kesabaran.</p>
<p>Inilah hal terberat bagi setiap da’i dan bahkan nabi. Ayat yang membuat nabiyullah Muhammad SAW berubah rambutnya, adalah perintah untuk istiqamah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Maka istiqamahlah (kamu) sebagaimana yang Aku perintahkan…” (Hud: 112).</p>
<p>Dan inti dari istiqamah adalah kesabaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabb-Nya di pagi dan senja hari, dengan mengharap keridhaan-Nya. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al-Kahfi: 28).</p>
<p>Dalam perjalanan panjang da’wah dan tarbiyah ini, istiqamah dibangun melalui tarbiyah imaniyah yang terus-menerus, baik secara jama’i maupun dzati (mandiri). Liqa’ tarbawi sangat dipenuhi dengan suasana ruhiyah dan peribadahan <em>(munakh ruhi wa ta’abbudi),</em> dan berbagai aktifitas jama’i untuk <em>tarqiyah ma’nawiyah</em> dan <em>tazkiyatun-nafs</em> dilakukan secara periodik dan konsisten. Kemudian, ditopang oleh suasana saling menasehati <em>(munakh tanashi)</em> dalam kebenaran<em> (bil-haq)</em>, dalam kesabaran <em>(bis-shabr)</em> dan dalam kasih-sayang <em>(bil-marhamah).</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2. Rahasia sukses kedua adalah <strong>disiplin dalam tanggung-jawab <em>(indhibath bil-mas’uliyah)</em></strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada masa-masa itu kita akan menemukan seorang ikhwah yang sangat menyesal dan memiliki rasa bersalah yang dalam, ketika datang terlambat ke halaqah. Atau ketika ia udzur, esok harinya ia sibuk mendatangi saudaranya yang lain hanya untuk menyalin materi yang diberikan. Juga begitu banyak para murabbi yang meninggalkan berbagai urusan pribadi dan keluarganya, karena ia harus mengisi halaqah yang secara rutin dilakukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Katakanlah: Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.”</em> (At-taubah: 24).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Membolos bagi seorang murabbi, sepertinya melemparkan sebuah amanah sebesar gunung Uhud.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”</em> (Al-Anfal: 27).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bila kita menemukan ada mutarabbi yang punya ongkos pas-pasan untuk hadir dalam halaqah, tidak sedikit kita temukan, murabbi yang harus pulang berjalan kaki – karena tidak tersisa lagi uang sesenpun. Bukan karena para mutarabbi tidak membantu, tetapi bahkan sang murabbi tidak pernah menampilkan wajah dirinya sedang mengalami kesulitan di hadapan para mutarabbinya.</p>
<p><strong><em>“… orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena (mereka) memelihara diri dari meminta-minta…”</em> (Al-Baqarah: 272)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tanggungjawab yang berangkat dari kesadaran akan amanah da’wah ini, menjadi tradisi yang diwariskan para <em>murabbi</em> kepada <em>mutarabbi</em>nya. Nyatanya, semakin mereka disiplin pada tanggungjawab da’wah dan tarbiyah, semakin Allah memudahkan semua urusan mereka. Dan bahkan, seringkali Allah menganugerahkan jalan keluar yang tidak disangka-sangka atas berbagai kesulitan yang dihadapi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Dan bersabarlah, karena Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.”</em> (Huud: 115)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3. Rahasia ketiga, adalah kemenyeluruhan dalam peran tarbiyah<em> (at-takamuliyah fid-daur at-tarbawi).</em></strong></p>
<p><em><strong> </strong></em></p>
<p>Seorang murabbi atau murabbiyah –ketika mentarbiyah mutarabbinya– tidak hanya memerankan diri sebagai seorang guru atau muwajjih yang menyampaikan ilmu-ilmu Islam. Tetapi pada saat bersamaan, ia menjadi seorang syaikh dalam memelihara dan meningkatkan ruhiyah dan ma’nawiyah mutarabbinya. Ketika menghadapi masalah-masalah yang dialami sang mutarabbi, ia menjadi bapak atau ibu (walid) bagi mutarabbinya. Dengan penuh kasih-sayang dan kesabaran, ia membimbing sang anak untuk mampu menyelesaikan persoalan-persoalannya. Memuji keberhasilannya dan memotivasi untuk bangkit dari kegagalannya. Ketika berada di medan da’wah dan amal jama’i, ia berperan sebagai pemimpin <em>(qaid)</em> yang ikhlas, bijak dan juga tegas. Ia tahun kapan harus berdiskusi dan kapan harus instruksi. Ia buka ruang partisipasi dan syura untuk menghasilkan yang terbaik. Ia senantiasa mengambil keputusan setelah memohon taufik dan hidayah dari Allah SWT. Dan ketika ia sedang rihlah atau dalam suasana santai dengan para<em>mutarabbi</em>nya, ia menjadi teman bicara dan bermain yang mengasilkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemenyeluruhan peran-peran tarbiyah inilah yang telah menghasilkan kader-kader terbaik dari kalangan <em>as-sabiqunal awwalun</em> dan juga generasi berikutnya. Dengan ini, setiap <em>mad’u</em> atau<em>mutarabbi</em> merasa nyaman dalam rumah <em>tarbiyah</em> mereka, memiliki semangat penerimaan <em>(ruhul-istijabah)</em> yang kuat terhadap segala arahan dan bimbingan dari sang <em>murabbi</em> tercinta. Sehingga, sebentar saja ada di rumah tarbiyah, mereka mengalami perubahan kepribadian yang cepat (<em>qabil lit-taghyir</em>) dan selanjutnya mereka keluar dari rumah tarbiyah sebagai penyeru perubahan (<em>anashir taghyir</em>).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Menyiapkan Anashir Taghyir</strong></p>
<p>Adalah <em>tadbir Rabbani</em> yang penuh dengan hikmah Rabbaniyah, ketika tarbiyah ini menanam bibit-bibit awalnya di kalangan pelajar dan mahasiswa. Masyarakat muslim negeri ini sebagian besarnya adalah kaum <em>ummiyyun</em>, orang-orang yang <em>jahlu ‘anil-Islam</em> atau tidak memahami agamanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Dan di antara mereka ada orang-orang ummiyyun, tidak memahami al-Kitab, kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga.”</em> (Al-Baqarah: 78).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Secara sosio-politis, gerak kehidupan mereka sangat ditentukan oleh elit-elit penguasanya. Mereka menggiring masyarakatnya kepada kejahiliyahan, sebagai sesuatu yang dipandang sebagai jalan kebaikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Fir’aun berkata: Aku tidak mengemukakan kepadamu melainkan apa yang aku pandang baik. Dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar.”</em> (Al-Mu’min: 29)</p>
<p>Sehingga, baik-buruknya negeri ini dan gerak perubahan di masyarakatnya akan sangat ditentukan oleh para elit masyarakatnya. Ini merupakan fenomena zaman berbagai umat terdahulu dan menjadi bagian dari sunnah perubahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para pemuda yang terdidik adalah calon-calon pemimpin di masa depan. Sehingga, secara historis, apa yang ditanam sejak awal oleh tarbiyah adalah menginvestasikan calon-calon pemimpin bagi proses perubahan besar di negeri ini. Mereka adalah kaum yang mewarisi sikap kritis nabi Ibrahim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Dan ingatlah di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Azar: Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”</em> (Al- An’am: 74).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mereka juga kaum yang mewarisi keluasan ilmu dan sikap penjagaan diri yang dimiliki nabi Yusuf. Dan mereka juga tampil sebagai sosok-sosok Musa baru yang kuat, berani dan bisa dipercaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perjalanan waktu, membawa mereka untuk menjadi bagian dari masyarakat profesional yang bekerja di berbagai sektor pemerintahan, bisnis dan industri. Sebagian lagi tampil sebagai akademisi dan intelektual yang memberi warna baru bagi dunia pendidikan negeri ini. Kepedulian sosial mereka telah melahirkan berbagai <em>wajihat</em> dan <em>muassasat</em> yang bekerja bagi pelayanan umat dan berperan sebagai agen-agen perubahan sosial. Ketika mereka menikah, berkeluarga dan memiliki keturunan, mereka juga menjadi bagian penting dari masyarakat sosialnya. Kehadiran mereka bukan sekedar pelengkap, tetapi menjadi subyek penting bagi gerak-dinamika masyarakatnya. Banyak diantara mereka menjadi pengurus masjid, pengelola lembaga-lembaga pendidikan atau bahkan ada yang menjadi ketua RT/RW.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Calon-calon pemimpin masa depan negeri ini telah menyebar ke berbagai sendi umat, dan nyatanya mereka senantiasa menjadi rujukan <em>(marja’)</em> bagi masyarakatnya. Kredibilitas moral dan sosial yang dimiliki, telah membuka jalan bagi mereka untuk berperan sebagai pemimpin masyarakatnya <em>(qiyadatul-mujtama’)</em>. Keberadaan mereka diberbagai segmen dan lini masyarakat inilah, yang menghasilkan berbagai manuver <em>(munawarah)</em> dan perluasan<em>(tausi’ah)</em><em>anashir taghyir</em> yang akan melakukan misi <em>qiyadatul-mujtama’.</em> da’wah yang spektakuler. Tarbiyah –pada titik ini– telah menjalankan tugas pentingnya, melahirkan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Momentum dan Tugas Perubahan</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kini –atas izin Allah SWT– tarbiyah berada pada <em>mihwar muassasi.</em> Da’wah ini telah mentransformasikan dirinya sebagai <em>Hizbud-Da’wah</em> di tengah-tengah kancah perubahan pada masa transisi <em>(ahdul-intiqal)</em> yang diwarnai iklim keterbukaan dan kompetisi. Bagi para <em>abnaa at-tarbiyah</em>, terbentang sebuah lahan amal yang sangat luas dan menantang. Inilah lahan jihad yang dijanjikan Allah SWT, untuk membuktikan kebenaran iman dan janji kita. Di lahan luas ini, juga bertebaran para penyeru kebatilan yang bersemangat untuk menarik umat dari lubang kegelapan lama kepada lubang kegelapan yang baru. Kemenangan hanya akan diraih oleh orang-orang yang sungguh-sungguh beramal dan berjihad di jalan-Nya. Bila tidak, tunggulah saat kehancuran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Adapun orang-orang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.”</em> (Al-Anfal: 73)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apa sesungguhnya tugas besar yang ada di pundak <em>abnaa at-tarbiyah</em> sekarang ini? Ketahuilah, ada empat tugas besar dihadapan kita semua saat ini. Masa depan Islam di negeri ini ditentukan pada kemauan dan kemampuan kita merealisasikan keempatnya. Tidak ada tempat bagi orang yang ragu, dan tidak ada jalan bagi orang yang berlambat-lambat. Cukuplah sahabat Ka’ab bin Malik sebagai pelajaran berharga bagi kita!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Tugas kita yang pertama, <strong>terlibat sekuat tenaga untuk membebaskan umat dari belenggu kejahiliyahan</strong> dan kazhaliman politik. Momentum perubahan tidak akan berulang dua kali dalam waktu yang sama. Daud muda telah menemukan momentum terbaiknya ketika dengan tangan kecilnya mampu merobohkan raja Jalut dan menghancurkan seluruh sendi-sendi kekuatan dan kekuasaannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2. Tugas kedua, <strong>memenuhi arus negeri ini dengan solusi Islam</strong>, bukan saja pada tataran opini dan wacana, tetapi sampai tingkat praksis dan aplikasi. Hampir seluruh tatanan masyarakat dan bangsa ini telah mencapai usia rapuhnya atau bahkan telah mati. Umat membutuhkan sesuatu yang baru yang bisa menyelamatkan mereka. Pelajar SLTP yang mulai hobi tawuran butuh solusi konkrit. Pelajar SMU yang terjerat miras dan narkoba butuh solusi segera. Mahasiswa yang gandrung seks bebas butuh solusi jitu. Kaum pekerja yang lama tereksploitasi oleh kaum majikan butuh pembelaan dan pemberdayaan. Pelaku ekonomi kecil dan menengah yang terhimpit konglomerasi dan terinjak birokrasi butuh dukungan politik dan keadilan ekonomi. Rakyat kecil yang semakin menjerit karena harga yang melangit, rumah yang tergusur, pekerjaan yang hilang dan kriminalitas yang mengancam. Mereka membutuhkan orang-orang yang memihak dan membela mereka atas nama kebenaran dan keadilan. Organisasi-organisasi yang saling sikut dan gembos antar elit pemimpinnya, telah menyeret massa pendukungnya ke dalam arena tawuran massal. Mereka butuh ruh baru yang bisa menyatukan dan mendamaikan dirinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jawaban atas semua ini sudah sampai pada tataran aksi, bukan lagi diskusi. Setiap kader da’wah dan tarbiyah adalah orang-orang cerdas yang mampu menggerakkan komunitas di sekelilingnya, untuk bersama-sama melakukan perubahan dan perbaikan. Jangan biarkan umat menanti terlalu lama, hingga akhirnya mereka dituntun oleh orang yang buta. Da’wah ini memiliki puluhan ribu kader dengan beragam ilmu, kemampuan, profesi dan sarana. Organisasi da’wah ini pun memiliki seperangkat lini-lini organisasi yang dipersiapkan untuk menjadi ujung-tombak perubahan di berbagai bidang.</p>
<p><em>“Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu. Sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui.”</em> (Az-Zumar: 39).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3. Tugas ketiga adalah <em><strong>mengajak sebanyak-banyaknya manusia untuk menerima Islam dan menjadi pendukung da’wah ini.</strong></em> Ingatlah, Rasulullah SAW akan bangga dengan umatnya yang banyak. Jalan demokrasi akan memberikan kekuasaan kepada mereka yang memiliki pendukung yang banyak, meskipun perubahan biasanya dilakukan hanya sekelompok kecil orang. Untuk ini, pekerjaan pertama kita adalah da’i. Pekerjaan kedua kita adalah murabbi, dan pekerjaan ketiga kita adalah pemimpin. Setiap waktu, kita seru manusia kepada Islam, kita tarbiyah mereka untuk menjadi sosok muslim sejati, lalu kita pimpin mereka untuk meraih kemenangan dan kebahagiaan. Setelah itu, kita tidak punya pekerjaan lain hingga Allah SWT membebaskan kita dari semua pekerjaan itu di surga kelak. Insya Allah!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4. Dan terakhir, tugas keempat kita adalah <strong><em>terus-menerus menyiapkan diri dan mengembangkan segala kemampuan yang dibutuhkan oleh da’wah</em>. </strong>Tarbiyah adalah madrasah tempat kita membina diri. Bagi mereka yang menyadari dan memahami ini semua, sikap apa yang akan diberikan terhadap tarbiyah? Hanya satu jawaban, kokohkan kembali tarbiyah. Suatu umat tidak akan pernah bangkit untuk kedua kali, selama mereka tidak mampu memenuhi syarat-syarat yang dimiliki kebangkitannya yang pertama. Dalam kaidah da’wah kita; <em>“Pemimpin tidak muncul, kecuali dilahirkan oleh tarbiyah”.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekali lagi, rahasia kesuksesan tarbiyah di mihwar <em>tanzhimi dan mihwar sya’bi </em>adalah:<em>istiqamah, indhibath bil-mas’uliyah dan at-takamuliyah fid-daur at-tarbawi.</em> Ketiga hal itu pula yang sangat dibutuhkan pada saat ini.</p>
<p>Semoga Allah SWT menunjuki kita dalam kebenaran dan dalam kesabaran. Amin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a rel="nofollow" href="http://www.islamedia.web.id/2011/01/tarbiyah-dan-semangat-zaman.html" target="_blank">http://www.islamedia.web.id/2011/01/tarbiyah-dan-semangat-zaman.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="photo photo_none">
<div class="photo_img"><img class="img_loading img" src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/182981_1494396174601_1674964271_1020482_3925510_n.jpg" alt="" /></div>
</div>
<div class="photo photo_none">
<div class="photo_img"><img class="img" style="width:493px;" src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/183147_1494396654613_1674964271_1020483_5450022_n.jpg" alt="" /></div>
</div>
<p><img src="/Users/RIZQIF%7E1/AppData/Local/Temp/moz-screenshot-8.jpg" alt="" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketingbuku2alitishom.wordpress.com/451/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketingbuku2alitishom.wordpress.com&amp;blog=10858695&amp;post=451&amp;subd=marketingbuku2alitishom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketingbuku2alitishom.wordpress.com/2011/02/16/rahasia-sukses-tarbiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e2ff709e7537922f2328e32458591c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rizki fauzan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/182981_1494396174601_1674964271_1020482_3925510_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/183147_1494396654613_1674964271_1020483_5450022_n.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
